oleh

Anthony Budiawan: Saya Khawatir Partai Mahasiswa Indonesia Hadir untuk Pecah Belah Kampus

JAKARTA, PalembangSatu – Kemunculan Partai Mahasiswa Indonesia seolah mengejutkan jagat politik tanah air. Apalagi, partai ini telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Nemun demikian tidak sedikit yang mencibir kehadiran partai ini. Pasalnya, Ketua Umum Partai Mahasiswa Indonesia adalah Eko Pratama. Dia merupakan sosok yang ketua umum BEM Nusantara yang pada 8 April lalu melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan khawatir kehadiran partai ini bertujuan buruk bagi demokrasi Indonesia, khususnya bagi idealisme mahasiswa yang konsisten membela rakyat.

“Politik pecah belah masuk kampus. Partai Mahasiswa (PM) disahkan dengan cepat?” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (25/4/2022).

BACA JUGA!:  Trik Cara cepat berbahasa Inggris mudah yang bisa Kamu pelajari sendiri

“Ketum PM Eko Pratama, juga Ketua BEM Nusantara yang menemui Wiranto?” sambung Anthony Budiawan.

Dia khawatir, Eko Pratama cs hadir untuk mendiskreditkan aksi mahasiswa yang sedang ramai dalam menuntut keadilan bagi rakyat. Anthony pun meminta masyarakat untuk mencatat nama-nama mereka yang ada di Partai Mahasiswa Indonesia untuk diwaspadai.

“Tujuan PM sangat buruk, mau diskreditkan demo mahasiswa menjadi demo politik. Catat para pengkhianat ini,” tutupnya.

Anthony Budiawan: Saya Khawatir Partai Mahasiswa Indonesia Hadir untuk Pecah Belah Kampus

Belakangan beredar kabar bahwa Partai Mahasiswa Indonesia ini merupakan perubahan dari Partai Kristen Indonesia 1945. [*rmol]

 

Berita Terkait: Terdaftar di Kemenkumham, ini Nama-nama Parpol Berhak Ikut Pemilu 2024

Komentar

Berita Lengkap Lainya